Items where Subject is "Ceramics, Refractories, & Glass"

Group by: Creators | Item Type
Jump to: A | I | J | K | L | M | N | T
Number of items at this level: 27.

A

A. A., Gde Oka Astawa (1993) Pecahan-pecahan keramik Blanjong Sanur, Bali. Forum Arkeologi, 6 (2). pp. 16-23. ISSN 0854-3232

I

I Nyoman, Normal (2003) Perhitungan harga pokok produksi dan harga jual, stoneware dengan komposisi: clay bantur 32%, feldspar lodoyo 30%, tanah Kalimantan 20%, kaolin Belitung 18%. Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Jakarta. (Unpublished)

J

Jibrialis Ebed, de Rozari (2025) Bekarang, tradisi menangkap ikan di Flores Timur. [Video]

K

Komang Nelly, Sundari (1999) Hasil kerajinan tanah liat pejaten sebagai elemen penghias taman. Mandiri (16). ISSN 0852-1286

L

L. K. D. Citha, Yuliati (1993) Pola hias gerabah Lambanapu hasil ekskavasi tahun 1989. Forum Arkeologi, 6 (2). pp. 24-35. ISSN 0854-3232

M

M, Cingah (2004) Studi karakterisasi bahan mentah keramik komposisi P-12 sebagai bahan baku stoneware 1250C°. Chemical Reviews, 7 (1): 9. pp. 54-60. ISSN 1410-8321 (Unpublished)

M., Robby and Akuisisi Pengetahuan Lokal, - (2022) Masa jaya dahulu dan nasibmu kini lukisan kaca Cirebon. [Video]

M. Dachyar, Effendi (2004) Analisa kimia dan identifikasi mutu batu kapur Palimanan Jawa Tengah berdasarkan syarat mutu batu kapur untuk pembuatan keramik halus keramik halus (SII 1279-85). Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Denpasar. (Unpublished)

M. Dachyar, Effendi (2004) Analisa kimia dan identifikasi mutu batu kapur gunung kidul berdasarkan syarat mutu batu kapur untuk pembuatan keramik halus (S11.1279-85). Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Jakarta. (Unpublished)

M. Dachyar, Effendi (2004) Analisa kimia dan identifikasi mutu kaolin biliton berdasarkan syarat mutu kaolin sebagai bahan baku keramik halus (SII 0654-82). Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Denpasar. (Unpublished)

M. Dachyar, Effendi (2004) Analisa kimia dan identifikasi mutu kaolin solok Sumatra Barat berdasarkan syarat mutu kaolin sebagai bahan baku keramik halus (SII 0654-82). Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Denpasar. (Unpublished)

Made, Cingah (2003) Bahan keramik komposisi GFS-1 (0,10KBahan keramik komposisi GFS-1 (0,10K2O.0,10Na2O. 0,66CaO. 0,13MgO /0,36AI2O3/4,58SiO2) untuk glasir degan suhu “masak” 1250°C2. Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Denpasar. (Unpublished)

Made, Cingah (2003) Bahan keramik komposisi GFS-2 (0,08K2O.0,14Na2O. 0,51CaO. 0,14MgO /0,31AI2O3.0,13B2O3./3,74SiO2) untuk glasir degan suhu “masak” 1250°C. Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Denpasar. (Unpublished)

Made, Cingah (2003) Bahan keramik komposisi RL-1 raga stoneware dengan peresapan air 3,5% pada suhu bakar 1250°C. Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Jakarta. (Unpublished)

Made, Cingah (2003) Bahan keramik komposisi RL-9: raga stoneware dengan peresapan air 4,7% pada suhu bakar 1250°C. Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Denpasar. (Unpublished)

Made, Cingah (2003) Bahan keramik komposisi S-17: raga stoneware dengan peresapan air 3,46% pada suhu bakar 1250°C. Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Denpasar. (Unpublished)

Made, Cingah (2003) Bahan mentah keramik komposisi KR-16: raga stoneware dengan peresapan air 0,5% pada suhu bakar 1250°C. Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Denpasar. (Unpublished)

Made, Cingah (2003) Bahan mentah keramik komposisi KR-17: raga stoneware dengan peresapa air 3,14 pada suhu bakar 1250°C. Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Denpasar. (Unpublished)

Made, Cingah (2003) Bahan mentah keramik komposisi KR-24: raga stoneware dengan peresapa air 1,02% pada suhu bakar 1250°C. Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Denpasar. (Unpublished)

Made, Cingah (2003) Bahan mentah keramik komposisi KR-6: raga stoneware dengan peresapa air 4,67% pada suhu bakar 1250°C. Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Denpasar. (Unpublished)

Masno, Ginting (1992) A colts study of the deep levels in n- and p- type cdte thin films deposited by hot wall evaporation. Doctoral thesis, University of Waterloo.

N

Ni Putu, Muliawati (2000) Keramik antik yang ditemukan pada masa kerajaan di Indonesia. Mandiri: Majalah Politeknik Negeri Bali, 17 (1). pp. 61-69. ISSN 0852-1786

Ni Putu, Muliawati (1999) Nilai estetika ekonomis dan fungsi keramik bagi masyarakat Bali (sebuah tinjauan pustaka). Mandiri: majalah politeknik Bali (16). pp. 128-130. ISSN 0852-1786 (Unpublished)

Ni Putu, Muliawati (1998) Transformasi disain seni budaya Bali ke dalam media keramik. Mandiri: Majalah Politeknik Negeri Bali. ISSN 0852-1786

T

Totok, Nugroho (2000) Kaolin sebagai bahan baku pembuatan keramik. Majalah Politeknik Negeri Bali (17). pp. 49-53. ISSN 0852-1786

Totok, Nugroho (2004) Karakterisasi komposisi bodi keramik dolomit pecatu dengan lempung baturiti. Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Jakarta. (Unpublished)

Totok, Nugroho (2004) Karakterisasi komposisi bodi keramik lempung Desa Penatahan dengan Desa Belimbing. Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Denpasar. (Unpublished)

This list was generated on Wed Jul 1 03:03:56 2026 WIB.