Hubungan faktor usia dan gangguan ovulasi dengan kejadian infertilitas pada wanita usia subur di Poli Klinik Kandungan Rumah Sakit EMC Pulomas

Irawati, Sirait and Elfira, Sri Futriani (2024) Hubungan faktor usia dan gangguan ovulasi dengan kejadian infertilitas pada wanita usia subur di Poli Klinik Kandungan Rumah Sakit EMC Pulomas. Manuju : Malahayati Nursing Journal, 6 (5): 8. pp. 18120-1836. ISSN 2655-2728

[thumbnail of 2655-2728_6_5_2024-8.pdf]
Preview
Text
2655-2728_6_5_2024-8.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (238kB) | Preview

Abstract

Infertilitas pada wanita yang lebih tua mungkin disebabkan oleh jumlah dan kualitas telur, atau masalah kesehatan yang mempengaruhi kesuburan. Sekitar 10-15% pasangan menghadapi masalah infertilitas selama masa reproduksi mereka mengalami gangguan ovulasi sekitar 30-40% pada wanita infertilitas. Berdasarkan data diatas, saya tertarik melakukan penelitian “Hubungan faktor usia dan gangguan ovulasi dengan kejadian infertilitas pada wanita subur di poli klinik kandungan RS EMC Pulomas 2022. Mengetahui Hubungan Faktor Usia Dan Gangguan Ovulasi Dengan Kejadian Infertilitas Pada Wanita Usia Subur Di Poli Klinik Kandungan RS EMC Pulomas 2022. Jenis penelitian ini memakai penelitian deskritif kuantitatif, menggunakan metode cross sectional dengan mengambil responden pasien wanita usia subur. Dengan menggunakan data sekunder dari hasil data rekam medis, pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariate dengan uji chi square dengan program SPSS. Berdasarkan penelitian, bahwa “terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian infertilitas” karena nilai Asimp.sig sebesar 0.019 < 0.05. Dan “terdapat hubungan yang signifikan juga antara gangguan ovulasi dengan kejadian infertilitas”, karena nilai Asimp.sig sebesar 0.000 < 0.05. Terdapat hubungan yang signifikan antara usia dan gangguan ovulasi dengan kejadian infertilitas pada wanita usia subur. Pada wanita-wanita yang rentan terhadap infertilitas, disarankan untuk sering berkonsultasi dan melakukan deteksi dini dengan ahli kandungan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Usia, Gangguan ovulasi, Infertilitas, Wanita usia subur, Age factors, Female infertility, Reproductive performance
Subjects: Health Resources > Health Care Technology
Depositing User: Djaenudin djae Mohamad
Date Deposited: 12 Jul 2024 09:37
Last Modified: 12 Jul 2024 09:37
URI: https://karya.brin.go.id/id/eprint/42276

Actions (login required)

View Item
View Item