Nitihaminoto, Goenadi (1988) Pembuatan Gerabah Tradisional di Pulau Bawean: Tinjauan Tentang Asal dan Hubungan Simbiotik dengan Beberapa Daerah di Indonesia. Berkala Arkeologi, 9 (1): 1. pp. 1-16. ISSN 0216 - 1419
admin,+1_Berkala+Arkeologi+Vol+9+No.+1+Maret+1988-4.pdf
Download (3MB) | Preview
3952 - Published Version
Download (4kB)
Abstract
Pembuatan gerabah di pulau Bawean merupakan salah satu bentuk budaya tradisional yang masih hidup hingga saat ini. Secara umum dapat diperkirakan bahwa pengaruh hubungan antarsuku dengan daerah-daerah di luar pulau mengakibatkan perubahan teknik pembuatan gerabah di daerah itu. Teknik pembuatan gerabah dapat juga tidak mengalami perubahan, walaupun hubungan dengan daerah lain sudah berlangsung sejak lama dan intensif. Untuk mengungkapkan ada tidaknya perubahan-perubahan itu, perlu diadakan perbandingan teknik pembuatan gerabah dengan daerah-daerah yang sering mengadakan kontak dengan Bawean. Dengan demikian akan dapat diketahui sifat hubungan yang terjalin antara Bawean dengan beberapa daerah tersebut di atas.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Social and Political Sciences > Archaeology |
| Divisions: | OR_Arkeologi_Bahasa_dan_Sastra |
| Depositing User: | Bayu Indra Saputro |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 02:04 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 02:04 |
| URI: | https://karya.brin.go.id/id/eprint/57716 |


Dimensions
Dimensions