Bentuk Lengkung Pada Pesanggrahan-Pesanggrahan Kesultanan Yogyakarta (Tinjauan Arsitektur Berdasarkan Bentuk, Fungsi, Konstruksi dan Simbol)

Ratna, Dewi Enny (1985) Bentuk Lengkung Pada Pesanggrahan-Pesanggrahan Kesultanan Yogyakarta (Tinjauan Arsitektur Berdasarkan Bentuk, Fungsi, Konstruksi dan Simbol). Berkala Arkeologi, 6 (2): 6. pp. 61-69. ISSN 0216 - 1419

[thumbnail of admin,+444-Article+Text-2001-1-10-20190703.pdf]
Preview
Text
admin,+444-Article+Text-2001-1-10-20190703.pdf

Download (928kB) | Preview
[thumbnail of 3988] Text
3988 - Published Version

Download (4kB)

Abstract

Suatu hal yang umum dijumpai pada kota-kota Isiam di Indonesia adalah bahwa di samping bangunan kraton, terdapat alun-alun, masjid Agung, serta pasar. Bangunan kraton yang merupakan pusat pemerintahan dilengkapi pula dengan benteng atau tembok keliling, masjid, dan taman. Taman dapat didirikan di dalam atau di luar, lingkungan kraton. Demikian pula halnya dengan taman-taman yang terdapat di Yogyakarta. Taman yang didirikan di dalam lingkungan kraton Yogyakarta adalah Tamansari, sedangkan yang didirikan di luar lingkungan kraton antara lain adalah Ngarjakusuma, Rejowinangun, Wanacatur (Semak), serta Gua Siluman.

Item Type: Article
Subjects: Social and Political Sciences > Archaeology
Divisions: OR_Arkeologi_Bahasa_dan_Sastra
Depositing User: Bayu Indra Saputro
Date Deposited: 03 Mar 2026 02:22
Last Modified: 03 Mar 2026 02:22
URI: https://karya.brin.go.id/id/eprint/57690

Actions (login required)

View Item
View Item