Policy Bief: Pengembangan Kreativitas dan Kolaboratif Pembelajaran Berbasis Teknologi Digital dan AI

Iskandar, Agung and Suprapto, Suprapto and Farida, Hanun and Imran, Siregar and Iyoh, Mastiyah and Damardjati, Kun Marjanto and M, Zainudin and Yuyun, Libriyanti Policy Bief: Pengembangan Kreativitas dan Kolaboratif Pembelajaran Berbasis Teknologi Digital dan AI. Pusat Riset Pendidikan, Badan Riset dan Inovasi Nasional. (Unpublished)

[thumbnail of PolicyBriefModelPembelajaran_IskandarAgung_2025.pdf]
Preview
Text
PolicyBriefModelPembelajaran_IskandarAgung_2025.pdf - Other
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (339kB) | Preview

Abstract

Transformasi pendidikan di era digital menuntut inovasi pembelajaran yang menekankan pengembangan keterampilan kreativitas dan kolaborasi siswa. Teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) berpotensi menciptakan ekosistem pembelajaran adaptif, interaktif, dan berbasis data. Studi menunjukkan pemanfaatan AI mampu memperkuat personalisasi belajar, memicu ide kreatif, dan mendukung pembelajaran kolaboratif melalui platform daring, algoritma pengelompokan, serta simulasi berbasis AR/VR. Namun, implementasi di Indonesia menghadapi tantangan signifikan, seperti kesenjangan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi guru, serta risiko etika terkait privasi dan bias algoritmik. Hasil kajian dan penelitian internasional mengindikasikan AI dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik, efektivitas pembelajaran berbasis proyek, dan kualitas kolaborasi, jika didukung strategi kebijakan dan kreativitas guru-siswa yang tepat. Rekomendasi kebijakan meliputi: (1) penguatan infrastruktur digital dan subsidi internet, terutama di wilayah 3T, (2) pelatihan kompetensi guru melalui program micro-credential dan integrasi AI pedagogy training, (3) pengembangan kurikulum berbasis kreativitas dan kolaborasi pembelajaran dengan dukungan AI-assisted project-based learning, (4) penyusunan pedoman nasional etika AI dan audit algoritmik untuk menjamin keamanan data, (5) penerapan model blended learning berbasis AI dengan guru sebagai fasilitator utama, serta (6) pembentukan AI Education Innovation Hub untuk pengembangan inovasi lokal. Implementasi kebijakan ini diharapkan menciptakan ekosistem pembelajaran inklusif dan berkelanjutan yang mampu mengintegrasikan teknologi digital dan AI untuk meningkatkan daya saing pendidikan Indonesia sekaligus menjaga nilai-nilai humanistik pendidikan.

Item Type: Other
Uncontrolled Keywords: kreativitas, kolaborasi, pembelajaran digital, Artificial Intelligence, kebijakan pendidikan
Subjects: Social and Political Sciences > Education, Law, & Humanities
Divisions: OR_Ilmu_Pengetahuan_Sosial_dan_Humaniora > Pendidikan
Depositing User: Mrs Saimroh Saimroh
Date Deposited: 22 Dec 2025 07:39
Last Modified: 22 Dec 2025 07:39
URI: https://karya.brin.go.id/id/eprint/56904

Actions (login required)

View Item
View Item