Muhamad, Alnoza (2020) Hubungan Situs Gede Ing Suro dan Kekuasaan Jawa di Palembang pada Masa Pasca-Sriwijaya. Siddhayatra: Jurnal Arkeologi, 25 (1): 3. pp. 15-30. ISSN 0853-9030
Artikel_Alnoza_Balar Sumut_2020.pdf
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (1MB) | Preview
Abstract
Kota Palembang merupakan kota tertua di Indonesia sebagaimana tercatat dalam Prasasti Kedukan Bukit yang berangka tahun 604 Saka/682 Masehi. Kedudukan Palem�bang sebagai kota pelabuhan internasional membuat kota ini berkembang di bawah kuasa Sriwijaya. Menjelang abad ke-11, Sriwijaya runtuh karena serangan Kerajaan Cola dan
Malayu. Setelah kejatuhan Sriwijaya, Palembang berada di bawah kekuasaan kerajaan�kerajaan di Jawa, utamanya Majapahit. Tulisan ini membahas kepenguasaan Jawa di Palem�bang berdasarkan tinggalan arkeologis, terutama tinggalan di Situs Gede Ing Suro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode arkeologi. Situs Gede Ing Suro merupa�kan multicomponent site yang di dalamnya terkandung beberapa tinggalan arkeologis dari pelbagai zaman, mulai dari candi, arca, keramik maupun makam Islam. Mengenai data se�jarah Palembang pada masa ini dapat ditemukan dalam kitab Nagarakrtagama dan kronik Ying Yai Sheng Lan. Pada akhirnya dapat disimpulkan bahwa Situs Gede Ing Suro merupa�kan monumen kekuasaan Jawa di Palembang sebagaimana sebelumnya merupakan monu�men kekuasaan Sriwijaya
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gede Ing Suro; Orang Jawa; Kekuasaan; Palembang; Sriwijaya |
| Subjects: | Social and Political Sciences > Archaeology |
| Divisions: | OR_Arkeologi_Bahasa_dan_Sastra |
| Depositing User: | Dwi Untari |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 05:21 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 05:21 |
| URI: | https://karya.brin.go.id/id/eprint/43914 |


