Moelyadi, Moelyo and Januar, Januar and Irfan, Sudono (2012) Prakiraan distribusi total sedimen tersuspensi dan besar butir partikel sedimen dasar pada daerah tangkapan air Waduk Cirata. In: Prosiding Seminar Nasional Limnologi VI, 16 Juli 2012, IPB International Convention Center.
Prosiding_2012_Moelyadi Moelyo_697-710.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (741kB) | Preview
Abstract
Secara alami, sedimentasi terjadi dimulai dengan jatuhnya hujan yang menghasilkan energi kinetik dan memecah material sedimen menjadi partikel halus yang terangkut bersama aliran permukaan serta mengendap sebagai sedimen, sesuai dengan kekuatan tenaga angkutnya. Pada umumnya besaran sedimen tampak tegas terjadi pada musim hujan, sedangkan pada musim kemarau proses sedimentasi akan tetap berlangsung meskipun relatif sedikit bila dibandingkan dengan musim penghujan. Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan informasi distribusi sedimen tersuspensi dan fraksinasi sedimen dasar untuk mengevaluasi terkait adanya kecenderungan peningkatan angkutan sedimen yang masuk kedalam Waduk Cirata. Penelitian ini selain menggunakan data primer dan sekunder hasil monitoring berbagai institusi terkait dengan pengelolaan sumberdaya air di wilayah Sungai Citarum. Pengukuran dilakukan pada periode bulan Nonember-Desember 2008 dan periode bulan Februari-Maret 2009. Pemeriksaan laboratorium untuk pengujian kadar sedimen tersuspensi dan analisa besar butir partikel sedimen dasar dilakukan dengan cara Gravimetri melalui proses dekantasi, evaporasi dan filtrasi berdasarkan metode pada SNI 03-3414-1994, ASTM Part 19-1981 dan IS 63391971. Dari hasil analisis konsentrasi sedimen tersuspensi dari S.Cimeta, S.Cibalagung. S.Cikundul dan S.Cisokan, merupakan anak-anak sungai Citarum yang berada di daerah tangkapan air untuk Waduk Cirata, diperoleh kadar sedimen tersuspensi rata-rata 32.8-216.3 mg/L (S.Cimeta), 34.2-2169 mg/L (S.Cibalagung), 31.2-143.2 mg/L (S.Cikundul) dan 41.4-162.9 mg/L (S.Cisokan). Sedangkan besar butir partikel dominan dari sedimen dasar masing-masing anak sungai umumnya terdiri atas fraksi pasir halus (∅ 0.063-0.125 mm) sampai koral kasar (∅10-20 mm)
Item Type: | Conference or Workshop Item (Paper) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | energi kinetik, sedimentasi, besar butir partikel, dekantasi, gravimetri |
Subjects: | Environmental Pollution & Control > Water Pollution & Control Environmental Pollution & Control > Radiation Pollution & Control |
Depositing User: | Saepul Mulyana |
Date Deposited: | 18 Feb 2025 02:03 |
Last Modified: | 18 Feb 2025 02:03 |
URI: | https://karya.brin.go.id/id/eprint/35983 |