Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) meningkatkan hasil belajar mata pelajaran PPKN pada siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Ngrayun Ponorogo semester I tahun pelajaran 2018/2019

Wahyuni, Wahyuni (2022) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) meningkatkan hasil belajar mata pelajaran PPKN pada siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Ngrayun Ponorogo semester I tahun pelajaran 2018/2019. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan, 1 (1): 11. pp. 151-175. ISSN 2828-8432

[thumbnail of 2828-8432_1_1_2022-11.pdf]
Preview
Text
2828-8432_1_1_2022-11.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (999kB) | Preview

Abstract

Kenyataan yang terjadi pada Kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Ngrayun Ponorogo yaitu siswa mengobrol bersama teman sebangkunya, siswa memainkan pensil yang diputar- putar dan sesekali menggambar di buku catatannya, maka sangatlah perlu dilakukan perubahan model pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang berbasis sosial adalah model pembelajaran kooperatif Tipe TGT. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah penerapan model pembelajaran kooperatife tipe TGT (Teams Games Tournament) dapat meningkatkan hasil belajar pada materi kedudukan warga negara dan penduduk Indonesia di SMA Negeri 1 Ngrayun Ponorogo ?” Rancangan penelitian yang akan dilakukan adalah menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Metode yang pengumpulan data melalui tes, observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah: (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya adalah: setelah dilakukan tindakan dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) siswa Kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Ngrayun Ponorogo perubahan hasil belajar siswa dapat dilihat dari hasil belajarnya yang cenderung meningkat dan hasil observasi aktivitas siswa. Hal itu dapat dilihat dari hasil observasi bahwa aktivitas siswa pada siklus I sebesar 66.66%, sedangkan pada siklus II sebesar 82.5%. Dengan demikian, berarti pada siklus II hasil belajar siswa sudah meningkat dibanding dengan siklus I. Hal ini juda dibuktikan dengan perolehan hasil belajar siswa pada tes pra tindakan, siklus I dan siklus II. Nilai taraf keberhasilan mengalami perubahan yang cenderung meningkat dari 60.41 pada pra tindakan, meningkat 70.63 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 84.79 pada siklus II. Dengan demikian, penerapan pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Matematika di Kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Ngrayun Ponorogo.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Hasil belajar, Model pembelajaran kooperatif tipe TGT, High school student, Learning method, Study environment
Subjects: Social and Political Sciences > Education, Law, & Humanities
Depositing User: Djaenudin djae Mohamad
Date Deposited: 15 May 2024 06:54
Last Modified: 15 May 2024 06:54
URI: https://karya.brin.go.id/id/eprint/28495

Actions (login required)

View Item
View Item