Selai rumput laut (Eucheuma cottonii) dan aplikasinya pada pembuatan pie dan bolen sebagai pengembangan produk perikanan

Illiyatus, Sholiha and Senja, Ikerismawati (2021) Selai rumput laut (Eucheuma cottonii) dan aplikasinya pada pembuatan pie dan bolen sebagai pengembangan produk perikanan. Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JBP), 8 (2): 6. pp. 91-101. ISSN 2406-8659

[thumbnail of Jurnal_Illiyatus Sholiha_Universitas Yudharta Pasuruan_2021-6.pdf]
Preview
Text
Jurnal_Illiyatus Sholiha_Universitas Yudharta Pasuruan_2021-6.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (399kB) | Preview

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu komoditi hasil laut yang banyak dihasilkan di berbagai wilayah Indonesia, terutama daerah pesisir. Rumput laut Eucheuma cottonii banyak dijual baik di pasar tradisional maupun pasar modern. Eucheuma cottonii mengandung karagenan yang bersifat hidrokoloid yang memiliki sifat seperti pektin pada buah sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan selai. Rumput laut yang mengandung karagenan dapat menurunkan kolesterol darah. Rumput laut mengandung serat yang dapat memelihara saluran pencernaan tubuh, mencegah sembelit, kanker, dan penyakit jantung. Rumput laut mengandung Tiamin, riboflavin, niasin, dan piridoksin berperan sebagai koenzim dalam reaksi pemanfaatan zat makanan dalam tubuh. Mengkonsumsi rumput laut juga dapat membantu memenuhi kebutuhan makromineral dan mikromineral tubuh diantaranya Na, Ca, K, P, Fe, dan yodium. Rumput laut (Eucheuma cottonii) dapat lebih luas kemanfaataannya salah satunya dengan diolah menjadi selai karena kandungan hidrokoloid karagenan yang dimiliki. Selai rumput laut bersifat lebih awet dibandingkan rumput laut basah dan praktis untuk dikonsumsi ataupun diaplikasikan dalam pembuatan produk pangan yang lain. Hasil uji kesukaan pada selai rumput laut menujukkan rerata skor rasa 3,6 artinya selai rumput laut yang dihasilkan memiliki rasa manis yang pas dan enak saat dimakan. Rerata skor tekstur 3,5 artinya tekstur selai rumput laut halus. Rerata skor warna 3,6 artinya warna selai rumput laut berwarna kuning keemasan. Rerata skor aroma 3,7 artinya aroma selai rumput laut cenderung segar dan menimbulkan selera makan. Rerata skor penerimaan keseluruhan 3,7 artinya selai rumput laut yang dihasilkan disukai oleh panelis. Oleh karena itu, selai rumput laut dapat diaplikasikan pada pembuatan pie dan bolen. Pie selai rumput laut yang dihasilkan menunjukkan rerata skor tekstur 3,5 artinya kulit pie renyah, mudah rapuh, dan lumer di mulut. Rerata skor rasa pie selai rumput laut 3,5 artinya memiliki rasa gurih dan manis yang seimbang. Rerata skor warna pie selai rumput laut 3,7 artinya memiliki warna kuning kecoklatan dan menimbulkan selera makan. Rerata nilai aroma 3,6 artinya kulit pie menghasilkan bau khas yang wangi dan menimbulkan selera makan. Rerata hasil penerimaan keseluruhan yaitu 3,8 artinya pie selai rumput laut disukai panelis. Bolen rumput laut yang dihasilkan menunjukkan rerata skor tekstur 3,4 artinya tekstur kulit kue bolen selai rumput renyah. Rerata skor rasa bolen rumput laut 3,4 artinya memiliki rasa gurih dan manis yang seimbang, rerata skor aroma 3,4 artinya menunjukkan aroma wangi dan menggugah selera, rerata skor warna 3,5 artinya warna kue bolen selai rumput kuning kecoklatan. Rerata penerimaan keseluruhan kue bolen selai rumput laut 3,5 artinya disukai oleh panelis. Pie dan bolen selai rumput laut menjadi inovasi dalam diversifikasi dan pengembangan produk perikanan sehingga dapat membantu konsumen pecinta kue khususnya kue pie dan bolen mendapatkan nilai gizi dan manfaat dari rumput laut.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Selai rumput laut, Pie, Bolen, Cake, Fishery, loaf
Subjects: Agriculture & Food > Fisheries & Aquaculture
Agriculture & Food > Food Technology
Depositing User: Djaenudin djae Mohamad
Date Deposited: 02 Oct 2023 06:30
Last Modified: 02 Oct 2023 06:30
URI: https://karya.brin.go.id/id/eprint/21298

Actions (login required)

View Item
View Item