Peran orangtua untuk menstimulasi literasi permulaan pada anak usia pra sekolah

Sandy Tegariyani Putri Santoso and Tiara Juliana Jaya (2023) Peran orangtua untuk menstimulasi literasi permulaan pada anak usia pra sekolah. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7 (1): 9. pp. 82-89. ISSN 2599-0764

[thumbnail of Jurnal_Sandy Tegariyani Putri Santoso_UIN Maulana Malik Ibrahim Malang-2023-9.pdf]
Preview
Text
Jurnal_Sandy Tegariyani Putri Santoso_UIN Maulana Malik Ibrahim Malang-2023-9.pdf

Download (471kB) | Preview

Abstract

Literasi pada anak usia dini tidak hanya terbatas pada kemampuan membacatulisan tetapi juga membaca simbil atau tanda tanda yang ada di sekitar anak. Kepekaan terhadap tanda tanda yang ada di lingkungan sekitar merupakan kemampuan awal untuk mebaca symbol yang lebih kompleks seperti huruf alfabet. Keluarga dan rumah merupakan tempat belajar anak ang pertama, namun tidak semua keluarga dalam hal ini orangtua memahami hal tersebut. Orangtua masih beranggapan bahwa kegiatan literasi nanti akan dilakukan anak padasa. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan informasi serta mengajak orangtua untuk lebih menyadari bahwa kegiatan literasi bisa diawali dengan aktivitas paling sederhana di rumah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode in service trainig. Setelah kegiatan pengabdian orangtua, kader posyandu, serta guru pos PAUD memiliki pemahaman bahwa kegiatan stimualasi literasi dapat dilakukan di rumah, serta memiliki pengetahuan baru mengenai berbagai aktivitas yang dapat dilakukan untuk menstimulasi literasi permulaan pada anak.Implikasi dari kegiatan ini diharapkan kader posyandu serta guru Pos PAUD dapat mensosialisasikan berbagai aktivitas untuk menstimulasi literasi permulaan melalui poster serta booklet yang telah dibagikan pada kegiatan
pengabdian.

Literacy in early childhood is not only limited to the ability to read and write but also to read symbols or signs that are around children. Sensitivity to signs in the surrounding environment is the initial ability to read more complex symbols such as letters of the alphabet. Family and home are the first places for children to learn, but not all families, in this case parents, understand this. Parents still think that later literacy activities will be carried out by their children. This training activity aims to provide information and invite parents to be more aware that literacy activities can be started with the simplest activities at home. This community service activity is carried out using the in-service training method. After the parent service activities, posyandu cadres, and PAUD post teachers have an understanding that literacy stimulation activities can be done at home, and have new knowledge about various activities that can be done to stimulate early literacy in children. PAUD can socialize various activities to stimulate early literacy through posters and booklets that have been distributed in community service activities.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Anak usia pra sekolah, Literasi permulaan, Kegiatan stimulasi, Peran orang tua, Early literacy, Parents' role, Preschool age children, Stimulation activities, Preschool children, Information literacy
Subjects: Social and Political Sciences > Education, Law, & Humanities
Depositing User: - Een Rohaeni
Date Deposited: 15 Sep 2023 03:05
Last Modified: 15 Sep 2023 03:05
URI: https://karya.brin.go.id/id/eprint/19515

Actions (login required)

View Item
View Item