Efektivitas pemberian temulawak dan madu terhadap peningkatan berat badan anak dengan status gizi kurang

Linawati, Novikasari and Setiawati, Setiawati (2021) Efektivitas pemberian temulawak dan madu terhadap peningkatan berat badan anak dengan status gizi kurang. Holistik: Jurnal Kesehatan, 15 (2): 3. pp. 197-202. ISSN 1978-3337

[thumbnail of Jurnal_Linawati Novikasari_Universitas Malahayati Bandar Lampung_2021-3.pdf]
Preview
Text
Jurnal_Linawati Novikasari_Universitas Malahayati Bandar Lampung_2021-3.pdf - Published Version

Download (279kB) | Preview

Abstract

Pendahuluan: berdasarkan data Dinas Kesehatan Lampung Tengah tahun 2018, sebanyak 2226 anak (24,7%)ditemukan gizi buruk. Hasil survei tahun 2019 terhadap 15 anak usia 4-5 tahun diketahui (30%) berat badannya tidak tumbuh per tiga bulan. Masyarakat jarang memanfaatkan tumbuhan dan sumber daya alam di sekitar mereka untuk meningkatkan gizi anak-anak mereka.
Tujuan: untuk mengetahui efektivitas pemberian temulawak dan madu terhadap peningkatan berat badan anak dengan status gizi kurang di Puskesmas Raja Basa Indah Bandar Lampung.
Metode: penelitian kuantitatif dengan Quasy Experimental case-control dan menggunakan T-Test Paired. Populasinya anak usia 1-3 tahun dengan status gizi buruk di Puskesmas Raja Basa Indah. Teknik pengambilan sampel dengan perbandingan 1:1, dari 40 partisipan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Penelitian selama 15 hari dan diakhiri dengan evaluasi (partisipan diukur dengan timbangan badan). Hasil: pemberian Temulawak dan madu efekif dalam meningkatan berat badan pada anak dengan status gizi kurang pada kelompok kasus dan kontrol, dengan p-value 0,000. Simpulan: pada kelompok intervensi, kenaikan rerata berat badan yaitu 0,660, sedangkan pada kelompok kontrol pre-test dan posttest beberapa responden mengalami kenaikan berat badan dengan rerata 0,180.hasil uji t-tes dengan nilai p-value 0,000 hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok perlakuan korelasinya lebih kuat dibandingkan kelompok kontrol.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Temulawak (Curcuma xanthorrhiza), Madu, Berat badan, Anak, Status gizi kurang
Subjects: Health Resources
Health Resources > Health Services
Medicine & Biology > Nutrition
Medicine & Biology > Pharmacology & Pharmacological Chemistry
Depositing User: - Elfrida Meryance Saragih
Date Deposited: 03 Jul 2023 07:06
Last Modified: 03 Jul 2023 07:06
URI: https://karya.brin.go.id/id/eprint/18742

Actions (login required)

View Item
View Item