Novita, Ambarsari (2010) Kajian pengaruh uap air terhadap perubahan iklim. Berita Dirgantara majalah Ilmah Semi Populer, 11 (3): 4. pp. 93-98.
Majalah_LAPAN_Novita Ambarsari_2010.pdf
Download (3MB) | Preview
Abstract
Gas Rumah Kaca (GRK) dianggap komponen atmosfer yang paling berperan dalam terjadinya perubahan iklim dan pemanasan global. Selain CO2, komponen atmosfer lain yang bersifat GRK adalah uap air. Uap air menjadi GRK utama karena efek pemanasan yang ditimbulkan lebih besar dibandingkan efek yang ditimbulkan oleh CO2. Efek pemanasan oleh uap air sebesar 75 W /m° sedangkan oleh CO, hanya 32 W/m2. Hasil kajian menunjukkan perubahan konsentrasi uap air di atmosfer sangat berpengaruh terhadap perubahan temperatur dan anomalinya. Uap air menjadikan kenaikan temperatur oleh peningkatan konsentrasi CO, meningkat dari 1°C menjadi 3°C.
Item Type: | Article |
---|---|
Subjects: | Taksonomi LAPAN > Sains Antariksa dan Atmosfer > Penelitian, Pengembangan, dan Perekayasaan > Sains Teknologi Atmosfer > Perubahan Iklim Taksonomi LAPAN > Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa > Manajemen > Penelitian dan Pengembangan Penerbangan dan Antariksa > Bidang Teknologi Atmosfer |
Divisions: | LAPAN > Deputi Sains Antariksa Dan Atmosfer |
Depositing User: | - mayang - |
Date Deposited: | 05 Jul 2023 10:03 |
Last Modified: | 05 Jul 2023 10:03 |
URI: | https://karya.brin.go.id/id/eprint/18533 |