Tantangan dan Strategi Pemanfaatan Ampas Tebu (Produk Samping Industri Gula) Sebagai Bahan Baku Pakan Ikan Air Tawar

Suryaningrum, Lusi Herawati (2022) Tantangan dan Strategi Pemanfaatan Ampas Tebu (Produk Samping Industri Gula) Sebagai Bahan Baku Pakan Ikan Air Tawar. Perspektif, 21 (1). pp. 26-37. ISSN 1412-8004

Full text not available from this repository. (Request a copy)

Abstract

Proses pembuatan gula di pabrik gula menghasilkan ampas tebu sebagai salah satu produk samping. Keberadaan ampas tebu cukup melimpah karena jumlahnya mencapai 25-30% dari tebu yang digunakan sebagai bahan baku. Hal ini berpotensi menimbulkan masalah lingkungan, mengingat industri gula terus berjalan dengan kapasitas olah rata-rata berkisar 3.900 ton tebu per hari. Pabrik gula juga harus menyiapkan area yang luas untuk lokasi penyimpanan karena karakter ampas tebu yang meruah. Tulisan ini bertujuan untuk mengulas potensi serta tantangan dan strategi pemanfaatan ampas tebu sebagai bahan baku pakan ikan. Meskipun termasuk dalam kategori buangan, namun ampas tebu masih memiliki kandungan nutrien yaitu protein 1-5%, lemak <4%, abu 2-10%, serat kasar 20-40% dan BETN (Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen) 50-60% (dalam berat kering). Ampas tebu juga mengandung Kalsium (Ca) 20,18±0,05 mg.kg-1, Magnesium (Mg) 3,71±1,15 mg.kg-1, Fosfor (P) 4,22±0,01 mg.kg-1, Kalium (K) 3,10±0,02 mg.kg-1, Natrium (Na) 81,16±7,12 mg.kg-1, Besi (Fe) 365,12±1,50 mg.kg-1, Seng (Zn) 243,15±0,55 mg.kg-1, Mangan (Mn) 121,75±1,00 mg.kg-1 dan Tembaga (Cu) 14,19±0,91 mg.kg-1. Ampas tebu terolah berpotensi dimanfaatkan sebagai alternatif bahan baku untuk menekan biaya pakan yang merupakan faktor penentu keberhasilan usaha budi daya ikan air tawar. Kegiatan akuakultur yang dinamis membutuhkan jaminan terhadap pasokan pakan. Potensi ekonomis ampas tebu terolah cukup menjanjikan mengingat tingginya permintaan pakan untuk mendukung kegiatan akuakultur berkelanjutan. Pemanfaatan ampas tebu terolah sebagai bahan baku pakan ikan bisa dipertimbangkan sebagai solusi untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh pabrik gula, industri pakan dan pelaku usaha akuakultur sebagai pemangku kepentingan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: hasil samping, lignoselulosa, akuakultur, pakan ikan
Subjects: Agriculture & Food > Fisheries & Aquaculture
Depositing User: Saepul Mulyana
Date Deposited: 23 Jun 2026 07:51
Last Modified: 23 Jun 2026 07:51
URI: https://karya.brin.go.id/id/eprint/58910

Actions (login required)

View Item
View Item