Bambang, Marwanta (1999) Penafsiran data gayaberat daerah Bandar Lampung menggunakan metoda inversi linier. Prosiding Lokakarya Mitigasi Bencana di Wilayah Propinsi Lampung. pp. 83-90. ISSN 979-9801-06-7
979-8801-06-7_1_1_1999-1.pdf - Other
Restricted to Registered users only
Download (944kB)
Abstract
Perubahan rapat massa batuan merupakan sifat fisik dari batuan di bawah permukaan yang menghasilkan anomali medan gayaberat, sehingga dengan pengukuran gayaberat dapat ditafsirkan model struktur bawah permukaan.
Hasil pengukuran gravitasi di daerah Bandar Lampung menunjukkan nilai anomali Bouguer
33 - 65 mGal. Pola struktur regional berarah barat faut - tenggara, atau didekati arah utara - selatan. Struktur yang berarah barat/aut - tenggara yang melintasi Tanjung Karang berdasarkan data gravitasi ditafsirkan sebagai sesar Lampung - Panjang.
Hasil penafsiran data gayaberat dengan metoda inversi menggunakan teknik Lavenberg Marquardt dan dekomposisi nilai singular dapat menjelaskan adanya struktur sesar turun yang secara umum berarah baratlaut - tenggara. Lapisan atas ditafsirkan sebagai batuan kuarter yang merupakan formasi lampung dengan densitas 2,07 gr/cc. Sedangkan lapisan bawah ditafsirkan sebagai batuan kompleks gunung Kasih yang berumur Paleozoikum
dongan densitas batuan 2,97 gi/cc. Struktur sesar yang melewati kota Bandar Lampung tarsebut altarsirkan merupakan sesar normal Lampung Panjang yang berarah baratlaut - tenggara.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Natural Resources & Earth Sciences |
| Depositing User: | Rasty - |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 03:26 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 03:26 |
| URI: | https://karya.brin.go.id/id/eprint/37237 |


