Iswandi, Iswandi (2004) Evaluasi keekonomian taksi berbahan bakar gas di wilayah DKI Jakarta. Technical Report. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Jakarta. (Unpublished)
Monograph_Iswandi_2004_1.pdf - Other
Restricted to Registered users only
Download (530kB)
Abstract
Penerimaan pasar terhadap suatu kendaraan dipengaruhi oleh faktor-faktor teknis dan keekonomian dari kendaraan tersebut.
Secara teknis kendaran BBG mempunyai kekurangan dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin. Karena itu dari sisi keekonomian atau biaya, kendaran BBG harus jauh lebih menarik dibandingkan kendaran berbahan bakar bensin guna mengimbangi kekurangan dari sisi teknis.
Keekonomian taksi BBG dipengaruhi oleh beberapa variabel antara lain harga conversion kits, perbedaan harga BBG dan bensin, jarak tempuh kendaran dan biaya perawatan. Hasil evaluasi ini memperlihatkan beberapa hal berikut ini.
Pada tingkat harga bensin dan BBG yang berlaku saat ini, yaitu Rp. 1.810 per liter untuk bensin dan Rp.1.550 per LSP untuk BBG serta harga conversion kit antara Rp.7 juta hingga Rp. 11 juta, taksi BBG tidak dapat bersaing secara ekonomi dengan taksi bensin.
| Item Type: | Monograph (Technical Report) |
|---|---|
| Subjects: | Energy > Energy Use, Supply, & Demand |
| Depositing User: | Rasty - |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 03:27 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 03:27 |
| URI: | https://karya.brin.go.id/id/eprint/37229 |


