Elrade, Rofaani and Agus, Supriyono (2006) Isolasi kapang laut perairan nipah dan pengembangan potensi metabolit sekundernya. In: Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan, 27 Juli 2006, Yogyakarta.
Prosiding_2006_ElradeRofaanu_1-9.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (649kB)
Abstract
Isu tenggelamnya pulau Nipah menjadi perhatian bagi pemerintah terkait dengan letaknya
yang sangat strategis di perbatasan antara Indonesia dan Singapura. Dalam rangka mendukung kegiatan tim Ekspedisi Potrets (Potential Resources Investigation Surrounding) P. Nipah yang menggunakan kapal Baruna Jaya 1 telah berupaya menginventarisasi dan mengidentifikasi sumberdaya alam pesisir dan laut, masuk diantaranya mengisolasi dan mengembangkan potensi metabolit sekunder kapang laut.
Secara ekologi, kapang dalam kehidupannya berinteraksi dan berkerpetisi dengan
memproduksi senyawa toksik. Senyawa toksik ini adalah produk metabolit sekunder yang bisa dimanfaatkan untuk terapi kesehatan. Dengan metoda tracking pada spot-spot yang telah ditentukan, kapang disolasi dari sampel air dikolom perairan pada kedalaman 5 m dengan menggunakan water sampler yang telah ditumbuhkan pada media cair saboraud 2%. Pengembangan potensi metabolit sekundernya dilakukan di Laboratorium Teknologi Farmasi dan Medika-BPPT dengan menggunakan metoda skrining aktivitas biologinya (bioassay), antara lain: sitotoksik, antimikroba dan antioksidan. Analisa Thin Layer Chromatography (TLC) dan High Performance Liquid Chromatography (HPLC) digunakan untuk mengetahui profil senyawanya.
| Item Type: | Conference or Workshop Item (Paper) |
|---|---|
| Subjects: | Medicine & Biology > Microbiology |
| Divisions: | OR Kesehatan > Vaksin_dan_Obat |
| Depositing User: | Rasty - |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 03:44 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 03:44 |
| URI: | https://karya.brin.go.id/id/eprint/34257 |


