Nani, Hendiarti (2008) Dampak fenomena perubahan iklim global terhadap potret perairan Indonesia, dari observasi satelit oseanografi. In: Bali Scientific Meeting 2008, 19 Maret 2008, Jembrana - Bali.
Prosiding_2008_NaniHendiarti_.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Teknologi penginderaan jauh kelautan diterapkan untuk melakukan identifikasi serta monitoring terhadap perubahan kondisi lingkungan laut secara cepat dalam skala regional hingga global, termasuk perubahan yang ditimbulkan oleh fenomena perubahan iklim global seperti El Nino. Observasi satelit oseanografi selama 11 tahun terakhir menunjukkan kisaran suhu permukaan laut antara 25-33°C, konsentrasi klorofil-a permukaan laut dan material terlarut antara 0.01 - 10mg/m3 dan 0-45 m/l serta variasi beda tinggi permukaan laut, yang dipicu juga oleh faktor iklim musiman. Munculnya El Nino yang terjadi pada tahun 1997, 2002 dan 2006 memberikan dampak penyimpanan positif terhadap industri perikanan tangkap. Dimana, hasil tangkapan perikanan laut khususnya untuk jenis ikan pelagis meningkat seiring dengan meningkatknya produksi fitoplankton (klorofil-a) di zona upwelling perairan Selatan Jawa selama perioda El Nino terkuat tahun 1997. Pada periode pasca El Nino, pada 1998 diperlihatkan juga adanya penyimpangan pada musiman distribusi sebaran fitoplankton (klorofil-a) yang relatif menurun pada bulan September-Oktober di perairan Paparan Sunda.
| Item Type: | Conference or Workshop Item (Paper) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Satelit oseanografi, Dampak El Nino, Perairan Indonesia |
| Subjects: | Atmospheric Sciences > Meteorological Data Collection, Analysis, & Weather Forecasting |
| Depositing User: | Rasty - |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 03:47 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 03:47 |
| URI: | https://karya.brin.go.id/id/eprint/33688 |


