Pelatihan Petugas Pemantau Jentik (PPJ) dan pembuatan ovitrap untuk pengendalian vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) di ranting Aisyiyah Karangpetir, Tambak, Banyumas

Isna, Hikmawati and Ragil, Setiyabudi and Rakhmat, Susilo Pelatihan Petugas Pemantau Jentik (PPJ) dan pembuatan ovitrap untuk pengendalian vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) di ranting Aisyiyah Karangpetir, Tambak, Banyumas. Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1 (3): 3. pp. 10-13. ISSN 2829-5617

[thumbnail of 2829-5617_1_3_2022-3.pdf]
Preview
Text
2829-5617_1_3_2022-3.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (643kB) | Preview

Abstract

Latar belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) akan meningkat insidennya jika daerah endemis masih cukup banyak. Banyaknya daerah endemis menunjukkan pengendalian vector melalui pemberdayaan masyarakat dalam pemberantasan nyamuk melalui pemantauan jentik tidak terlaksana secara efisien. Ranting Aisiyah Karangpetir, Kecamatan Tambak, Banyumas sebelumnya belum pernah dilakukan pelatihan Petugas Pemantau Jentik dan pembuatan ovitrap. Tujuan: mencegah peningkatan daerah endemis DBD melalui pelaksanaan pemantauan jentik di lingkungan masing-masing secara rutin dan pemasangan ovitrap untuk pengendalian vectornya. Metode: Melalui kegiatan praktek pemantauan jentik dan pembuatan ovitrap. Bahan yang digunakan berupa bahan bekas dari kaleng dan botol air mineral untuk pembuatan ovitrap, prosedur pelaksanaan pemantauan jentik dengan pemberian leaflet dan penjelasan dengan powerpoint. Sebelum kegiatan dilakukan pre dan post test. Hasil: Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama dua hari, dengan kegiatan praktek menjadi pemantau jentik di lingkungan rumah dan pembuatan ovitrap, sedangkan hari kedua, memalui monitoring instrument pemantauan jentik yang telah diisi selama sepekan dan pemantauan ovitrap yang telah dipasang, kegiatan diikuti oleh 40 peserta. Hasil pengukuran pengetahuan tentang pengendalian DBD menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan sebelum dan setelah pelatihan. Kesimpulan: Kegiatan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengendalian DBD dan ketrampilan membuat ovitrap serta melakukan pemantauan jentik di lingkungan rumah masing-masing serta mendorong peran serta masyarakat dalam kegiatan pengendalian DBD.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Pelatihan, Pemantau jentik, Ovitrap, Larval monitor, Disease control, Community services, Social services
Subjects: Health Resources > Community & Population Characteristics
Health Resources > Health Services
Health Resources > Health Education & Manpower Training
Depositing User: Den Rizzal Rosiyan
Date Deposited: 15 Feb 2024 04:42
Last Modified: 15 Feb 2024 04:42
URI: https://karya.brin.go.id/id/eprint/32792

Actions (login required)

View Item
View Item