Laporan Usulan Penelitian 2015: DATA RISET DINAMIKA ALIRAN FLUIDA DI DALAM REAKTOR SISTEM ALIRAN KONTINYU TANPA PENGADUK.

Sugiharto, Sugiharto and Wibisono, Wibisono and Santoso, Sigit Budi and Kushartono, Kushartono and Soembogo, Djoli and Bardan, Lili Arlina and Namad, Namad and Ramadhany, Harun Al Rasyid (2015) Laporan Usulan Penelitian 2015: DATA RISET DINAMIKA ALIRAN FLUIDA DI DALAM REAKTOR SISTEM ALIRAN KONTINYU TANPA PENGADUK. Technical Report. PAIR - BATAN.

[thumbnail of Laporan Usulan Penelitian 2015: DATA RISET DINAMIKA ALIRAN FLUIDA  DI DALAM REAKTOR SISTEM ALIRAN KONTINYU TANPA PENGADUK.]
Preview
Text (Laporan Usulan Penelitian 2015: DATA RISET DINAMIKA ALIRAN FLUIDA DI DALAM REAKTOR SISTEM ALIRAN KONTINYU TANPA PENGADUK.)
Uspen Sugiharto 2015.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Aliran kontinyu fluida fasa tunggal di dalam reaktor silinder banyak dijumpai dalam industri dan lingkungan. Meskipun hanya satu fasa namun aliran fluida dalam skala molekul memperlihatkan fenomena yang kompleks dimana aliran pada arah aksial selalu memberikan efek pada arah radial melalui transfer masa dan momentum. Di dalam praktek industri alat ukur mekanik yang terpasang hanya mampu mengukur kecepatan aliran atau tekanan. Teknik radiotracer menawarkan akurasi yang lebih baik dalam hal pengukuran aliran fluida. Data distribusi waktu tinggal (RID-residence time distribution) yang diperoleh dapat digunakan untuk memprediksi hidrodinamika model aliran fluida. Dalam penelitian ini, radiotracer 99mTc diinjeksikan kedalam pipa berdimensi 3 inci berisi aliran air yang disuplai dari tangki air bervolume 2500 liter yang selaJu terisi penuh. Aliran air di dalam pipa dibawah pengaruh gravitasi dan aliran diasumsikan tunak. Dua dari empat detektor sintilasi terkolimasi yang masing-masing ditempatkan pada jarak 7 dan 10 m dari titik injeksi digunakan untuk memperoleb data RTD. Hasil perhitungan menggunakan metode waktu tinggal rata-rata menunjukkan babwa kecepatan aliran air di dalam pipa adalah 0,128 m/detik. Sirkulasi hidrodinamika menggunakan model bejana berderet menunjukkan bahwa 'best fitting' tercapai manakala nilai parameter model, N = 4 nilai dan bilangan Reynolds untuk aliran air adalah 7476 menunjukkan tingkat pencampuran aliran air di dalam pipa cukup tinggi. Sugiharto, Wibisono, Sigit Budi Santoso, Kushartono, Djoli Soembogo, Lili Arlina Bardan, Namad, dan Harun Al Rasyid Ramadhany

Item Type: Monograph (Technical Report)
Subjects: Taksonomi BATAN > Isotop dan Radiasi > Pemanfaatan Isotop dan Radiasi > Bidang Industri
Divisions: BATAN > Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi
IPTEK > BATAN > Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi
Depositing User: Administrator Repository
Date Deposited: 02 Nov 2018 03:09
Last Modified: 31 May 2022 04:54
URI: https://karya.brin.go.id/id/eprint/3169

Actions (login required)

View Item
View Item