Dini, Indriani and Musa, Fitri Fatkhiya and Gita, Ulistanti (2023) Analisis efektivitas biaya penggunaan antibiotik seftriakson dan sefotaksim pada terapi demam tifoid di RSUD Dr. M. Ashari Pemalang. Jurnal Medika Nusantara, 1 (2): 20. pp. 240-251. ISSN 2986-7878
2986-7878_1_2_2023-20.pdf
Download (637kB) | Preview
Abstract
Demam tifoid merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri salmonella typhi yang pengobatan utamanya yaitu antibiotik. Biaya antibiotik lebih dari 50% anggaran farmasi rumah sakit sehingga dibutuhkan analisis efektivitas biaya untuk meningkatkan efisiensi atau biaya yang tepat dan efektivitas (hasil pengobatan). Penelitian ini merupakan penelitian observasional pada pasien demam tifoid di RSUD Dr.M.Ashari Pemalang bulan Januari-Desember 2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 20 sampel. Data akan disajikan dalam bentuk tabel pada lembar pengumpulan data dan di analisis menggunakan rumus ACER serta Microsoft excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi antibiotik seftriakson memiliki waktu bebas demam 3.30 hari dan lama rawat inap 3.23 hari sedangkan sefotaksim memiliki waktu bebas demam 3.71 hari dan lama rawat inap 4.42 hari. Nilai ACER yang diperoleh pada antibiotik seftriakson Rp 355.098,69 pada lama rawat inap dan Rp 347.566,30 pada waktu bebas demam sedangkan sefotaksim Rp 393.348,92 pada lama rawat inap dan Rp 468.625,94 pada waktu bebas demam. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa antibiotik seftriakson lebih cost-effective dibandingkan dengan sefotaksim.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Antibiotik, Demam tifoid, Efektivitas biaya |
| Subjects: | Medicine & Biology |
| Depositing User: | - Muhammad Indra |
| Date Deposited: | 11 May 2026 04:52 |
| Last Modified: | 11 May 2026 04:52 |
| URI: | https://karya.brin.go.id/id/eprint/27126 |


