Firmawati and Fadli, Syamsuddin and Restivera, Botutihe (2023) Terapi okupasi menggambar terhadap perubahan tanda dan gejala halusinasi pada pasien dengan gangguan persepsi sensori halusinasi di RSUD Tombulilato. Jurnal Medika Nusantara, 1 (2): 2. pp. 15-24. ISSN 7986-7061
2986-7878_1_2_2023-2.pdf - Published Version
Download (933kB) | Preview
Abstract
Halusinasi adalah suatu gejala gangguan jiwa pada individu yang ditandai dengan perubahan sensori persepsi: merasakan sensasi palsu berupa suara, penglihatan, perabaan, pengecapan dan penghidu. Pasien dengan halusinasi mendapatkan respon tentang lingkungannya tanpa ada objek rangsangan yang nyata. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Terapi Okupasi Menggambar Terhadap Perubahan Tanda dan Gejala Halusinasi Pada Pasien Dengan Gangguan Presepsi Sensori Halusinasi Di RSUD Tombulilato. Desain penelitian preeksperimental dengan rancangan penelitian one group pretest dan posttest. Pengambilan sampel Menggunakan Total Sampling dengan 15 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan hasil penelitian terdapat 15 (100%) responden dengan halusinasi berat sebelum diberikan terapi okupasi menggambar dan setelah diberikan terapi okupasi menggambar terdapat sebanyak 14 (93,0%) responden dengan halusinasi ringan dan terdapat 1 (7,0%) responden dengan halusinasi berat. Hasil uji statistik menggunakan uji Paired T-Test didapatkan nilai p value =0,000 dengan α<0,05, terdapat pengaruh yang signifikan antara terapi okupasi menggambar terhadap perubahan tanda dan gejala pada pasien dengan gangguan presepsi sensori halusinasi. Diharapkan dengan adanya perubahan tanda dan gejala bisa menurunkan halusinasi dari pasien.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Halusinasi; Skizofrenia; Terapi okupasi menggambar. |
| Depositing User: | - Muhammad Indra |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 05:17 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 05:17 |
| URI: | https://karya.brin.go.id/id/eprint/25378 |


