Nilai filosofis busana pengantin adat Keprabon Inten Kadaton Galuh

Annisa, Nurazizah Yahya and Yat, Rospia Brata and Agus, Budiman (2021) Nilai filosofis busana pengantin adat Keprabon Inten Kadaton Galuh. Jurnal Artefak, 8 (2). pp. 195-202. ISSN 2355-5726

[thumbnail of Jurnal_Annisa Nurazizah Yahya _Universitas Galuh_2021.pdf]
Preview
Text
Jurnal_Annisa Nurazizah Yahya _Universitas Galuh_2021.pdf

Download (715kB) | Preview

Abstract

Busana pengantin adat Keprabon Inten Kadaton Galuh merupakan busana pengantin daerah khas Kabupaten Ciamis yang telah dipatenkan dan dibakukan secara nasional pada tanggal 14 Februari 2001. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data mengenai asal-usul busana, pakem pemakaiannya dan nilai filosofis yang terkandung di pakaiannya sehingga dapat menjadi salah satu sumber untuk mengenalkan busana pengantin adat Keprabon Inten Kadaton Galuh secara luas khususnya untuk masyarakat di Kabupaten Ciamis sendiri. Metode dalam penelitian ini menggunakn metode penelitian sejarah dengan mengguakan dua teknik penelitian yaitu teknik observasi dan teknik wawancara disertai dokumentasi yang dibutuhkan. Teknik observasi dan wawancara digunakan untuk mengamati pakem pemakaian busana pengantin adat Keprabon Inten Kadaton Galuh serta mengetahui bagaimana nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa busana pengantin adat Keprabon Inten Kadaton Galuh merupakan hasil rekonstruksi busana melalui penelitian sejarah, babad, naskah hingga dokumentasi pernikahan khususnya penggalian mengenai kebesaran Prabu Siliwangi untuk menghadirkan nuansa keagungan, kemegahan dan syarat akan berbagai makna
dan siloka. Busana pengantin adat Keprabon inten Kadaton Galuh diilhami dari bentuk-bentuk riasan cirebon-Sumedan-Sukapura yang dikombinasikan. Secara keseluruhan busana ini memiliki banyak filosofis tentang kehidupan untuk kedua mempelai sebagai bekal hidup, namun sayangnya busana ini
baru dipakai sebatas untuk pagelaran baik ditingkat nasional maupun asia, dan belum pernah dipakai di daerahnya sendiri yaitu di Kabupaten Ciamis dalam sebuah upacara pernikahan sehingga hampir tidak dikenali oleh masyarakat.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Busana Pengantin, Nilai filosofis, Pekem pemakaian
Subjects: Social and Political Sciences > Education, Law, & Humanities
Depositing User: - Een Rohaeni
Date Deposited: 08 May 2023 11:53
Last Modified: 08 May 2023 11:53
URI: https://karya.brin.go.id/id/eprint/16198

Actions (login required)

View Item
View Item